Feb 24, 2013

BANTUAN TAMBAHAN MODAL USAHA PEMBUATAN TEMPE

| No comment
Tempe sungguh akrab ditelinga kita, karena makananan ini yang biasa di jadikan lauk pauk kita sehari-hari. Walaupun terdengar sederhana namun dari tempe inilah masyarakat setidaknya bisa mencukupi lauk pauk sehari-harinya. Rata-rata dari masyarakat ekonomi menengah kebawah sering mengkonsumsinya. Akan tetapi kita sebagai yang mengonsumsi tak cukup banyak tahu karena se-tahun kebelakang ini harga kedele yang melambung tinggi membuat para pengusaha pembuatan tempe banyak yang rugi bahkan gulung tikar. Hanya mereka yang bertekad kuat lah dengan beberapa sisa modal masih menjalankan usaha ini walaupun harus merugi.
Seperti Bpk. Wariono yang tinggal dirumah sederhana di Jl. Bima Karang Raja 3, Beliau tetap semangat menghidupi istri dan anaknya dengan tetap melanjutkan usaha pembuatan tempe ini, Sempat terpikir bahwa Bpk Wariono untuk berhenti melanjutkan usahanya ini karena saat itu ketika bulan Oktober-Desember 2013 pemerintah tak mampu menahan lonjakan harga kedele yang harganya sangat tinggi,  kedele yang merupakan bahan pokok pembuatan tempe ini harus dibelinya dengan harga yang tinggi dengan perhitungan keuntungan untuk penjualannya tentu tak seberapa. Namun tekad itu tak pernah pupus beliau mengajukan proposal bantuan ke Bazma Asset 2 dengan harapan dapat di bantu untuk penambahan modal usaha ini.
Alhamdulillah hasil rapat kepengurusan Bazma saat itu Bpk. Wariono mendapat bantuan untuk penambahan modal sebesar Rp. 2.000.000.  Ibu Juli selaku bendahara I Bazma Asset 2 yang saat itu langsung menyalurkan bantuan di kediaman Bpk Wariono langsung menyerahkan bantuan dan sambil melihat cara-cara pembuatan tempe tersebut dan beliau juga mengatakan “Semoga bantuan ini bermanfaat, tetap semangat untuk usahanya, semoga usahanya nanti dilancarkan oleh Allah Swt.” Bpk Wariono terlihat senyum gembira beliau banyak mengucapkan terima kasih kepada Bazma Asset 2 yang telah memberikan bantuan ini, Alhamdulillah beliau kini mulai semangat lagi dan terus mengembangkan usahanya tidak hanya menjual tempe batangan saja seperti pada umumnya, kini Bpk. Wariono mengembangkan usahanya menjadi penganan kripik tempe yang dibantu anak-anaknya. Beliau memang menjadi ayah sekaligus ibu untuk anak-anaknya, beliau harus menghidupi anak-anaknya dengan rezeki dari usaha penjualan tempe ini. Semoga Allah melancarkan rezeki keluarga Bpk Wariono. Aamiin Ya Rabbal Allamin

  •  Penulis : Ruri Zazili
  • Gambar : Angga Renaldy
Tags :

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentar anda

BERITA TERBARU

Join Twitter

Like Facebook

Popular Posts

APP BAZMA FOR ANDROID